www.kemasanukm.com
Login
Information
Testimonial
Lia
saya pengen tahu harga untuk kemasan laminasi, apakah bisa kemasan stand pouch (full foil/plastic) diprinting seperti produk seperti "Kayaking"....bisa minta tolong untuk informasi harga tersebut diki... detail

adhi
Dear D&D, saya mempunyai usaha jual ikan teri kering saya bermaksud untuk mengemasnya per uk 250gr dengan plastik bening yang menarik dan ada lubang diatasnya untuk digantung di pasar retail ukuran -/... detail

rosa
Dear CV D&D Saya membutuhkan kemasan sachet +/- utk 25 gr (sementara tanpa merk). Berapa harga utk sachet tsb? apakah D&D menyediakan? dan apakah sachet tersebut dapat ditutup menggunakan hand sealer... detail

fadhli
mau nanya biaya cetak printing buat bungkus saus......... di pakai bahan PE UKURANNYA 12X22mm ukuran gambar nya........ 9x10mm........ berapa minimal order........? thanks.....

» lihat testimonial
» isi testimonial

Membungkus Laba dari Jualan Kemasan Produk


18 Juni 2009

 





source by: http://www.kontan.co.id

JAKARTA. Apa yang tertangkap mata ketika pertama kali calon pembeli melihat sebuah produk? Pasti kemasannya. Semakin me­narik bungkusnya, semakin ter­tarik pula calon pembeli untuk memilikinya.

Sayangnya, biaya untuk mem­bungkus produk dalam kemasan yang cantik tak murah. Kemasan berbahan alumunium foil yang bisa berdiri (standing pouch), misalnya, bisa diperoleh dengan harga Rp 500 - Rp 1.000 per unit. Sudah begitu, pabrik pengemas­an menetapkan order minimal 60 juta unit. Akibatnya hanya perusahaan besar yang mampu membungkus produknya de­ngan standing pounch cantik.

Kondisi itu mengilhami Delli Gunarsa asal Cengkareng, Ja­karta Barat. Dia menawarkan jasa pembuatan kemasan stan­ding pounch khusus untuk pengusaha skala kecil yang tak kuat mengorder kemasan dari pabrik. Pendeknya, dia memberi jalan bagi para pengusaha kecil untuk mengemas produknya secantik produk keluaran pab­rik-pabrik besar.

Modal cukup Rp 3,5 juta

Delli bertutur, bisnis penge­masan yang dia jalani saat ini sebenarnya bermula dari kebu­tuhannya sendiri sebagai peda­gang makanan kecil. Sebelum­nya, dagangan Delli berupa em­ping, kacang sangrai, keripik kentang, bawang goreng, dan keripik balado, hanya dikemas dalam plastik biasa. Dia ingin dagangannya bisa tampil cantik dan modern. “Saat itu, produksi saya hanya untuk kebutuhan sendiri saja,” kata Delli. “Lama kelamaan, setelah produk saya banyak beredar di pasar mo­dern, banyak yang tertarik pada kemasannya,” kata Delli.

Kini, meski baru lima bulan menjalankan bisnis packaging ini, Delli mengaku banyak in­dustri kecil yang sudah meme­san standing pouch kepadanya. “Puluhan industri kecil dan me­nengah dari berbagai daerah di Indonesia sudah menjadi mitra kami,” katanya, bangga.

Dia menyebut beberapa pro­duk makanan yang memesan kemasan kepadanya, di antara­nya produsen keripik ubi, ka­cang, dan abon ikan dari Jambi. Produsen kaca mete dari Ken­dari, produsen abon sapi Palu, serta produsen abon ikan dari Maluku juga memesan bungkus kepadanya. “Cara jualan kami baru sebatas dari mulut ke mu­lut,” kata Delli.

Kapasitas produksi Delli saat ini sekitar 150.000 kemasan per bulan. Itu masih jauh dari kebu­tuhan para pelanggannya. Un­tunglah, para peminatnya rela mengantre menunggu giliran pengiriman kemasan.

Sebenarnya harga kemasan buatan Delli tak beda dengan bungkus buatan pabrik, yakni antara Rp 500 - Rp 1.000 per biji, tergantung ukuran kemasan Cuma, ini bedanya, Delli mau menerima orderan dalam partai kecil. “Pengusaha cukup menge­luarkan Rp 1,5 juta, akan men­dapatkan sekitar 2.000 hingga 4.000 kemasan,” kata Delli. Ke­cuali stiker merek produk, Delli sesumbar kualitas produknya tak kalah dengan produk sejenis bikinan pabrik.

Anda pikir bisnis Delli mem­butuhkan modal gede dan mesin canggih? Ternyata, ketika meng­awali produksi kemasan untuk dia sendiri, Delli hanya bermo­dal Rp 3,5 juta. Modal itu dia pakai untuk membeli mesin se­aler (perekat kemasan plastik) serta gunting. Sedangkan bahan baku plastik dan alumunium foil dibeli dari pabrik-pabrik.

“Tahapannya mudah, plastik dipotong sesuai ukuran, dilipat, kemudian rekatkan dengan se­aler,” terang Delli. Sedang untuk merek atau stikernya, Delli me­mesannya di percetakan.
Delli mengatakan, saat ini su­dah mempunyai tiga mesin se­aler dengan karyawan delapan orang. Karyawan tersebut hanya bertugas untuk merekatkan kantong-kantong plastik terse­but. Sedang bagian melipat serta menempel stiker, ia serahkan pada ibu-ibu rumah tangga di sekitarnya. “Upah untuk melipat dan menempeli stiker masing-masing Rp 20 per kemasan,” kata Delli.



Baca juga
  » 25 Februari 2019
Pelatihan Pengolahan Makanan Berbasis Ikan Lele Tgl 25 s/d 28 Februari 2019 Dengan Dinas Perindag Pr
Pelatihan Pengolahan Makanan Berbasis Ikan Lele Tgl 25 s/d 28 Februari 2019 Dengan Dinas Perindag Provinsi kep. Bangka Belitung

  » 20 Februari 2019
Bimtek Proses Produksi Aneka Makanan dan Minuman Di Waesamu Kab. SBB Maluku Tgl 19 & 20 Februari 201
Bimtek Proses Produksi Aneka Makanan dan Minuman Di Waesamu Kab. SBB Maluku Tgl 19 & 20 Februari 2019. Dengan Perindag Provinsi Maluku

  » 3 Desember 2018
Pelatihan Pengembangan Produk Turunan Cabai Di Waway Karya Lampung Timur
Pelatihan Pengembangan Produk Turunan Cabai Di Waway Karya Lampung Timur

  » 23 November 2018
Pelatihan Mitra Binaan BRI Di Makassar
Pelatihan Mitra Binaan BRI Di Makassar

  » 30 Oktober 2018
Pendidikan dan Pelatihan Desain dan Kemasan Produk untuk UKM Di Kabupaten Buru Selatan Bersama UPTD
Pendidikan dan Pelatihan Desain dan Kemasan Produk untuk UKM Di Kabupaten Buru Selatan Bersama UPTD Balai Diklat Koperasi Dan UKM. Provinsi Maluku. Tgl 30 Okt s/d 1 Nov 2018

Search
Search:
News
25 Februari 2019
Pelatihan Pengolahan Makanan Berbasis Ikan Lele Tgl 25 s/d 28 Februari 2019 Dengan Dinas Perindag Pr
Pelatihan Pengolahan Makanan Berbasis Ikan Lele Tgl 25 s/d 28 Februari 2019 Dengan Dinas Perindag Provinsi kep. Bangka Belitung detail

20 Februari 2019
Bimtek Proses Produksi Aneka Makanan dan Minuman Di Waesamu Kab. SBB Maluku Tgl 19 & 20 Februari 201
Bimtek Proses Produksi Aneka Makanan dan Minuman Di Waesamu Kab. SBB Maluku Tgl 19 & 20 Februari 2019. Dengan Perindag Provinsi Maluku detail

3 Desember 2018
Pelatihan Pengembangan Produk Turunan Cabai Di Waway Karya Lampung Timur
Pelatihan Pengembangan Produk Turunan Cabai Di Waway Karya Lampung Timur detail

23 November 2018
Pelatihan Mitra Binaan BRI Di Makassar
Pelatihan Mitra Binaan BRI Di Makassar detail

30 Oktober 2018
Pendidikan dan Pelatihan Desain dan Kemasan Produk untuk UKM Di Kabupaten Buru Selatan Bersama UPTD
Pendidikan dan Pelatihan Desain dan Kemasan Produk untuk UKM Di Kabupaten Buru Selatan Bersama UPTD Balai Diklat Koperasi Dan UKM. Provinsi Maluku. Tgl 30 Okt s/d 1 Nov 2018 detail

15 Oktober 2018
Pelatihan Pengemasan Produk UKM Kota Magelang Kerjasama JNE & BAPPEDA Kota Magelang Tgl 15 Oktober 2
Pelatihan Pengemasan Produk UKM Kota Magelang Kerjasama JNE & BAPPEDA Kota Magelang Tgl 15 Oktober 2018 detail

9 Oktober 2018
Pelatihan Bimtek Pengolahan Kelapa Di Kabupaten Kaur Bengkulu Bersama Dinas Perindagkop dan UKM Di B
Pelatihan Bimtek Pengolahan Kelapa Di Kabupaten Kaur Bengkulu Bersama Dinas Perindagkop dan UKM Di Bintuhan Tgl 9 - 11 Oktober 2018 detail

23 Agustus 2018
Kunjungan IWAPI Kota Bogor. 23 Agusutus 2018
Kunjungan IWAPI Kota Bogor. 23 Agusutus 2018 detail

20 Agustus 2018
Pelatihan Klinik Kemasan Propinsi Manokwari, Papua Barat. 20-21 Agustus 2018
Pelatihan Klinik Kemasan Propinsi Manokwari, Papua Barat. pada tanggal 20-21 Agustus 2018 detail

16 Mei 2018
Pelatihan Kemasan Produk Untuk Pemberdayaan Masyarakat Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta Tgl 16 Mei 2
Pelatihan Kemasan Produk Untuk Pemberdayaan Masyarakat Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta Tgl 16 Mei 2018 detail

» index berita
Pembayaran
Bank BCA

BANK BCA

Cabang : KCP Pantai Indah Kapuk

No.Rekening : 8740301285

Atas Nama : CV. D&D INDONESIA


Bank MANDIRI

BANK MANDIRI

Cabang : KK JKT Pantai Indah Selatan

No.Rekening : 115-00-0456764-2

Atas Nama : CV. D&D INDONESIA

Bank BRI

BANK BRI

Cabang : KCP Muara Baru

No.Rekening : 0541-01-005575-507

Atas Nama : Maria Magdalena